Geser Peta Ini

Ragam Lodeh Nusantara

Lodeh gurih lengkap dengan Sasa Santan yang praktis, lezat, dan selalu jadi favorit keluarga.

Create-A-Lodeh

Yuk, tebak asal Lodeh dari berbagai daerah di Nusantara!

Lodeh Punya Fakta Menarik Loh!
Tahukah kamu.....

“Sayur Lodeh lahir dari kreativitas saat masa perang!”

Ketika menghadapi VOC, prajurit Mataram sempat kelaparan karena makanan mereka dihancurkan. Dalam kondisi terdesak itu, mereka mengumpulkan sisa bahan apa pun yang masih ada. Dari kreativitas dan keterpaksaan itulah sayur lodeh pertama kali tercipta.

“Berasal dari kata Terserah Lo Deh”

Konon, nama “lodeh” berawal ketika prajurit diminta memasak sesuatu dan menjawab spontan, “Terserah lo, deh.” Jawaban itu akhirnya melekat sebagai nama hidangan yang mereka buat. Dari cerita tersebut, lahirlah sebutan “sayur lodeh.”

“Menjadi Makanan Pengusir Bala”

Dahulu, masyarakat Jawa percaya sayur lodeh dapat menolak bala dan wabah. Hidangan ini dimasak dengan tujuh bahan yang masing-masing menyimpan makna simbolis. Karena kepercayaan itu, sayur lodeh menjadi tradisi yang terus diwariskan saat pagebluk.

“Sayur Lodeh Memiliki 7 Bahan Wajib”

Dulu, Sayur Lodeh dimasak dengan 7 bahan wajib, yaitu kluwih, kacang panjang, terong, kulit melinjo, labu, daun melinjo, dan tempe. Setiap bahan ini memiliki pesan filosofis, mulai dari pentingnya menjaga keluarga, tidak bepergian, tetap beribadah dengan tulus, memahami situasi bencana secara mendalam, menghindari sifat mengeluh, bersatu dalam doa bersama orang saleh, hingga yakin memohon pertolongan kepada Tuhan.

“Hidangan Wajib di Istana Kepresidenan”

Sayur lodeh menjadi salah satu menu yang kerap hadir dalam jamuan makan di Istana Kepresidenan. Hidangan ini dikenal sebagai favorit Presiden Soekarno dan Soeharto. Biasanya, sayur lodeh disajikan bersama tempe dan sambal terasi sebagai pelengkap.